
Lantik 19 Dokter Baru, FK Untan Gelar Pengambilan Sumpah Dokter Ke-63
PONTIANAK, FK UNTAN – Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga medis unggul dan profesional. Pada Senin, 26 Oktober 2026, FK Untan sukses menyelenggarakan Pengambilan Sumpah Dokter Ke-63 yang berlangsung khidmat di Ruang Amphitheater Lantai 3 Gedung FK Untan.
Pada periode kali ini, sebanyak 19 dokter baru resmi mengikrarkan lafal Sumpah Dokter sebagai wujud kesiapan moral, etika, dan legalitas sebelum terjun langsung mengabdi dan melayani masyarakat di dunia kesehatan.

Dihadiri Pimpinan Universitas, Pemerintah Daerah, dan Lintas Sektor
Prosesi sakral ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Tanjungpura, Dekan dan para Wakil Dekan FK Untan, Koordinator Program Studi Profesi Dokter, serta para Kepala Bagian di lingkungan Fakultas Kedokteran Untan.
Kehadiran jajaran pejabat daerah dan instansi mitra turut menambah kekhidmatan acara. Turut hadir menyaksikan pelantikan tersebut:
- Bupati Kubu Raya
- Perwakilan Bupati Sanggau
- Perwakilan Bupati Kapuas Hulu
- Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat
- Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Pontianak
- Para Rohaniawan penyumpah
- Dosen dan staf pengajar FK Untan
- Serta para orang tua dan keluarga pendamping ke-19 dokter baru


Pesan Pengabdian dan Sinergi Daerah
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan laporan kelulusan, pengucapan lafal Sumpah Dokter di hadapan rohaniawan, serta penandatanganan berkas sumpah.
Dalam sambutannya, Rektor UNTAN bersama Dekan FK Untan memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para lulusan hingga berhasil meraih gelar dokter. Pimpinan juga mengingatkan agar para dokter baru senantiasa memegang teguh etika profesi, menjaga rasa empati, dan terus belajar sepanjang hayat.
Kehadiran para kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten (Kubu Raya, Sanggau, dan Kapuas Hulu) menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis berkualitas, terutama untuk pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok Kalimantan Barat.
Acara ditutup dengan pemutaran video kenangan, penyerahan ijazah dan sertifikat secara simbolis, pembacaan doa, serta momen haru foto bersama dokter baru bersama pimpinan dan orang tua terkasih.



