
Farmasi Untan Perkuat Literasi Herbal Medicine Siswa SMAN 12 Pontianak untuk Cegah Anemia Sejak Remaja
Anemia masih menjadi persoalan kesehatan yang kerap dialami remaja, namun sering tidak disadari. Menjawab hal tersebut, tim dosen Farmasi Universitas Tanjungpura (Untan) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Laboratorium Farmakologi Farmasi FK UNTAN pada hari sabtu, 17 Oktober 2026 bertajuk “Peningkatan Literasi Herbal Medicine dalam Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja melalui Edukasi Farmasi Berbasis Evidence pada Siswa SMAN 12 Pontianak”.

Di tengah maraknya informasi kesehatan di media sosial, kegiatan ini menempatkan literasi herbal medicine sebagai bekal penting bagi siswa. Melalui pendekatan berbasis evidence, siswa dilatih menyaring informasi. Yang mana klaim khasiat herbal yang didukung bukti ilmiah, dan mana yang sekadar tren atau belum teruji. Siswa juga diberi pemahaman bahwa “alami” tidak selalu berarti aman, sehingga penggunaan bahan herbal tetap perlu memperhatikan kebenaran informasi, ketepatan penggunaan, dan konsultasi dengan tenaga kesehatan.
Tim PkM berharap, setelah mengikuti kegiatan ini, siswa tidak hanya lebih peduli terhadap kesehatan darahnya sendiri, tetapi juga mampu menjadi agen informasi kesehatan yang cerdas bagi teman sebaya dan keluarga.
Bagi Farmasi Untan, kegiatan ini merupakan wujud penerapan keilmuan kefarmasian untuk masyarakat, khususnya generasi muda. Kerja sama dengan SMAN 12 Pontianak diharapkan menjadi pijakan kemitraan jangka panjang antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkuat literasi kesehatan sejak bangku sekolah.
Dengan bekal pengetahuan yang tepat, para remaja diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, kritis, dan bijak dalam menentukan pilihan untuk kesehatannya.



