Back

FK UNTAN Laksanakan PKM untuk Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan dalam Penanganan Kegawatdaruratan Maternal di Puskesmas Sungai Rengas

Kubu Raya – Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK UNTAN) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Puskesmas Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB ini mengangkat tema “Edukasi Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Maternal: Preeklamsia dan Hemorrhage Postpartum (HPP) pada Tenaga Kesehatan.”

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dalam melakukan deteksi dini, stabilisasi pasien, hingga pengambilan keputusan klinis pada kasus kegawatdaruratan maternal. Preeklamsia dan perdarahan postpartum (HPP) dipilih sebagai fokus utama karena masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu, sehingga diperlukan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan penanganan yang cepat dan tepat.

Kegiatan PKM dipimpin oleh Ns. Dikki Saputra, S.Kep., M.Kep. sebagai Ketua Tim, dengan anggota dr. Costan Tryono Parulian Rumapea, Sp.OG., Ns. Nur Luthfiati, S.Kep., M.Kep., dan Merlisa Kesuma Intani, S.Kep., Ns., M.Kep. Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Keperawatan FK UNTAN sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh Kepala Puskesmas Sungai Rengas, serta sambutan Ketua Tim PKM FK UNTAN. Sebelum materi diberikan, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal. Selanjutnya, dr. Costan Tryono Parulian Rumapea, Sp.OG. menyampaikan materi mengenai penatalaksanaan preeklamsia dan HPP berdasarkan praktik klinis terkini, yang dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Peserta yang terdiri atas dokter, bidan, dan perawat aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam menangani kasus kegawatdaruratan maternal di pelayanan primer. Untuk meningkatkan partisipasi, panitia juga memberikan apresiasi berupa doorprize kepada peserta yang aktif mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pembelajaran, Tim PKM FK UNTAN membagikan buku saku penatalaksanaan kegawatdaruratan maternal yang dapat dimanfaatkan sebagai panduan praktis dalam pelayanan di puskesmas. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui post-test untuk melihat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian edukasi. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan di Kalimantan Barat. FK UNTAN berharap kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan dapat terus terjalin secara berkelanjutan sehingga ilmu pengetahuan, hasil penelitian, dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat diimplementasikan secara nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.