Telepon : (0561) 765342, 583865, 732500

PERDANA & PERTAMA: PSPPA FK UNTAN MENYELENGGARAKAN KEGIATAN STADIUM GENERAL DAN MATRIKULASI #1

By: Admin | Posted on: 2020-02-05

Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura melakukan penyambutan mahasiswa baru Pendidikan Profesi Apoteker Angkatan XII. Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (PSPPA FK UNTAN) telah sukses menyelenggarakan kegiatan Stadium General dan Pembukaan Matrikulasi yang merupakan kegiatan perdana dan pertama yang diselenggarakan PSPPA FK UNTAN. Seminar GRATIS PERDANA dan PERTAMA ini dilaksanakan pada hari Senin, 3 Februari 2020 di Amphiteater FK UNTAN dengan bobot 4 SKP IAI.

 

Dalam rangka memberikan motivasi dan menjalin hubungan kerja sama antara alumni S1 Farmasi maupun alumni Profesi Apoteker FK Untan dengan institusi dan juga penyambutan mahasiswa baru maka dipandang perlu menghadirkan alumni yang telah sukses berkarir dibidang masing-masing dimana kegiatan ini dikemas dalam bentuk Stadium General.

Stadium general merupakan kegiatan kuliah umum dalam rangka penyambutan mahasiswa baru yang diterima di PSPPA sebelum memasuki perkuliahan pembinaan dan pendidikan profesi Apoteker dengan menghadirkan alumni sebagai narasumber. Melalui kegiatan ini alumni diberikan ruang dan panggung untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa baru. Selain itu juga sebagai bentuk kontribusi terhadap institusi alumni dapat memberikan sumbangan ide terhadap pengembangan kurikulum pendidikan, bahkan menjadi jembatan untuk menjalin hubungan kerja sama dengan stakeholder tempat alumni bekerja misalnya sarana Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dan lain sebagainya.

 Kegiatan Stadium General dan Matrikulasi Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Angkatan XII Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Semester Genap 2019/2020 juga dilaksanakan sebagai bentuk layanan institusi Fakultas Kedokteran khususnya Prodi Pendidikan Profesi Apoteker UNTAN kepada alumni, mempererat ikatan keluarga baik antar sesama alumni dan juga almamater.

Alumni dihadirkan dalam rangka pemberdayaan peran alumni untuk turut aktif berpartisipasi dalam mendukung pengembangan akademik maupun non-akademik PSPPA Untan sebagai bentuk sumbangan nyata para alumni dengan memberikan materi kuliah umum sesuai pengalaman di bidang perkerjaan kefarmasian serta motivasi belajar kepada mahasiswa baru sekaligus informasi kesempatan kerja dan juga memberikan gambaran korelasi atau menyelaraskan antara kegiatan pendidikan profesi apoteker dengan tantangan dan peluang di dunia kerja. Selain itu, kuliah tamu dari alumni untuk menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan dan rasa memiliki alumni terhadap almamater. 

Kegiatan stadium general dan matrikulasi ini juga sebagai wadah untuk berinteraksi saling kenal dan mengenal antar mahasiswa baru di lingkungan sivitas akademika Fakultas Kedokteran serta menjalin hubungan kerja sama yang sinergis dan harmonis.

Kegiatan Stadium General dihadiri oleh Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI Kalbar) yang diwakili oleh Indah Puspasari, S.Si., MPH., Apt., Civitas Akademika FK Untan, Dekan, Wakil Dekan, KTU, Kasubbag., Ketua/Sekretaris Jurusan Farmasi, Ketua Prodi Farmasi, Ketua Prodi Pendidikan Profesi Apoteker, Dosen Farmasi,  Alumni PSPPA FK UNTAN yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Profesi Apoteker (IKAPA) Untan dan khusunya Mahasiswa Baru Profesi Apoteker Untan Angkatan XII.

Narasumber dalam kegiatan Stadium General adalah Alumni Farmasi Untan angkatan 2007 yang merupakan angkatan perintis angkatan pertama S1 Farmasi FK Untan yang telah berkarir dibidang masing-masing yaitu Rendy Gunawan, S.Farm., Apt. (Manager Produksi PT. Nulab Pharmaceutical Indonesia), Muhamad Arif Rohman, S.Farm., Apt. (RSIA Bunda Suryatni Kota Bogor), dan Deprama Sutikti, S.Farm., Apt. (Owner, PSA dan APA Apotek Arlim Medika) dengan Tema Kegiatan yang diusung adalah "Be a Pharmacist Future: Challenge and Opportunity".

Pada acara Stadium General ini juga merupakan sekaligus pembukaan kegiatan matrikulasi yang secara resmi dibuka oleh Dekan FK UNTAN dr. Muhammad Asroruddin, Sp.M. Dekan berpesan kepada mahasiswa baru apoteker UNTAN dan alumni yang hadir agar selalu menghayati dan mengamalkan hymne dan mars IAI yang telah dinyanyikan bersama di awal kegiatan pembukaan salah satunya untuk selalu “Ikhlas Senyum dalam Karya sebagai Abdi Profesi”. Kegiatan matrikulasi diharapkan untuk mendukung kesiapan mahasiswa baru dalam mengikuti perkuliahan di lingkungan Fakultas Kedokteran khususnya Pendidikan Profesi Apoteker. Matrikulasi ini juga diharapkan untuk menyeragamkan kemampuan akademik mahasiswa agar memiliki kesiapan untuk mengikuti program pendidikan sehingga diharapkan mahasiswa mampu mengikuti proses pendidikan dan lulus uji kompetensi. Selain itu, untuk menyegarkan kembali serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa baru agar saat mengikuti perkuliahan mahasiswa baru tersebut telah memiliki konsep dasar pengetahuan yang akan dipelajari di pendidikan profesi apoteker nantinya.

Pada Stadium General Kuliah Tamu Alumni Apoteker Rendy Gunawan mengawali materinya dengan brain storming alasan mengapa kuliah di farmasi? Menekankan bahwa farmasi itu luas dan saling berkaitan, nyatanya 50-70% iklan yang ditayangkan ditelevisi, merupakan produk farmasi, hanya banyak bersaing dengan iklan rokok dan jasa. Farmasis harus without box tukasnya. Ayo mahasiswa apoteker Untan tentukan tujuan setelah ini anda mau jadi apa? Banyak orang bekerja tanpa tujuan, sehingga lelah sendiri, bosan sendiri. Dengan mengetahui tujuan bekerja jadi lebih bersemangat, percaya diri, dan memiliki kreatifitas yang baik.

Banyak bidang pekerjaan yang menjadi peluang farmasis. Untuk mewujudkan tujuan tersebut tidak bisa hanya dari peran industri farmasi mesti ada peran Universitas dan Pemerintah untuk meningkatkan Inovasi.

Menurut Manager Produksi PT. Nulab Pharmaceutical Indonesia bahwa Tantangan Kerja di Pabrik Obat diantaranya:

  1. Bekerja dengan banyak orang (berbagai macam karakter) harus mampu berkolaborasi,
  2. Regulasi untuk Perusahaan Farmasi cukup ketat,
  3. Banyaknya kebijakan-kebijakan yang berubah-ubah dari Manajemen, contohnya, terkait pereleasan produk, Validasi dll.,
  4. Masalah produksi seperti produk Capping, Laminasi, Masalah Disolusi, Kadar, lengket, Uji BE dll.

Sedangkan kompetensi yang harus dimiliki oleh Apoteker yang akan bekerja di Industri:

  1. Knowledge è Memiliki pengetahuan, teori kefarmasian dengan sangat baik, Belajar dengan Serius (Intelektual Quotient).
  2. Skills è  Keterampilan, Kemampuan Nalar, Menganalisa suatu permasalahan, Harus memiliki kemampuan Troubleshooting/Problem Solver, kemampuan Negosiasi, Public Speaking, Kreatif (Kinestetik Quotient).
  3. Attitude è Adab, Sopan santun, Mudah beradaptasi, jujur, Memiliki mental yang kuat,  Disiplin, Jiwa Leadership, Tidak pantang menyerah, Berfikir Positif, Melakukan lebih dari yang orang lain harapkan (Spiritual Quotient & Emotional Quotient).

Harus memiliki kecerdasan secara Holistic (terkait satu dengan yang lain)

Contohnya saat menjadi Staf, strategi bekerja sudah harus seperti Supervisor, saat menjadi Supervisor strategi bekerja sudah harus seperti Manager, saat jadi Manajer strateginya harus seperti Plant Manager begitu seterusnya.

Kiat-kiat bekerja di industri:

  1. Tetapkan Tujuan Utama dan buat juga target-target kecil dalam bekerja!
  2. Bekerja dengan sungguh-sungguh, cintai pekerjaan
  3. Pelajari semuanya secara detail dan bertahap
  4. Asah kemampuan untuk terus berinovasi serta kreatif
  5. Mampu beradaptasi dengan sangat cepat
  6. Tingkatkan kemampuan teknis, perluas wawasan anda, dan belajar dengan orang-orang sekitar anda yang sangat menguasai pekerjaan mereka
  7. Mengakui kekurangan, Positif Thinking
  8. Belajar langsung dari atasan anda, pelajari apa yang beliau lakukan, bantu pekerjaannya.
  9. Promosi diri
  10. Berserah diri, berdoalah.

Diakhir materi kembali brain storming dari Apoteker Rendy Gunawan APA MIMPIMU?? APA CITA-CITAMU??

 

Materi kedua disampaikan oleh Owner (PSA) sekaligus APA Apotek Arlim Medika Apoteker Deprama Sutikti. Pemilik 3 cabang apotek ini menyampaian materi tentang Pelayanan Kefarmasian ERA 4.0 CHALLENGE AND OPPORTUNITY.

Cakupan Materi yang disampaikan adalah:

  • PELAYANAN KEFARMASIAN
  • APOTEK ERA 4.0
  • APOTEK ONLINE
  • TANTANGAN DAN PERAN APOTEKER

Pelayanan Kefarmasian:

Menurut standar pelayanan kefarmasian di apotek (kementerian kesehatan republik indonesia 2019) Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan secara langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud untuk mencapai hasil yang pasti meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pelayanan Kefarmasian di Apotek berperan penting dalam penjaminan mutu, manfaat,keamanan dan khasiat sediaan farmasi dan alat kesehatan. Selain itu, pelayanan kefarmasian bertujuan untuk melindungi pasien dan masyarakat dari penggunaan Obat yang tidak rasional dalam rangka keselamatan pasien (patient safety).

Terjadinya revolusi Industri, revolusi industri dimulai sejak zaman Hindia-Belanda. Saat itu, revolusi industri pertama hadir dalam konteks steam engine atau mesin uap. Revolusi industri kedua pada saat otomotif general fort membuat line production saat Indonesia masih Hindia-Belanda. Revolusi industri ketiga diawali di tahun 90-an dengan mulai otomatisasi dan terjadi globalisasi pada saat itu. Revolusi industri keempat dimulai dengan revolusi internet yaitu pemanfaatan internet of things.

Era 4.0???

Unsur utama dalam revolusi 4.0 yaitu Internet of Things (IoT). IoT : suatu sistem dimana segala sesuatu/objek bisa terhubung satu dengan lainnya melalui suatu koneksi internet. Alat komunikasi seperti smartphones dan tablets mempunyai peranan penting dalam menghubungkan manusia dengan internet.

Bagaimana APOTEK DUNIA ERA 4.0?

Bagaimana WAJAH APOTEK INDONESIA ERA 4.0?

Bagaimana APOTEK ONLINE?

Bagaimana PERAN APOTEKER MASA DEPAN di Era 4.0 ????

 

Challenge:

  • APAKAH ANDA MASIH DIPERLUKAN ???
  • SEBERAPA BESAR ANDA DIPERLUKAN DI ERA 4.0 ???
  • DIMANA PERAN ANDA ???

Bagaimana strategi Apotek di era revolusi 4.0 ???

  • Pengembangan Pelayanan Farmasi: E-Pharmacy sesuai peraturan yang berlaku (rancangan)
  • Pengembangan Improvement Customer service berbasis Big data dan IOT:Aplikasi home care pharmacy, data PMR (Patient Medication Records), big data customer (Px safety)
  • Digital marketing apotek dan branding
  • Inventory control management, system JIT dalam order obat yang terintegrasi dengan supplier (PBF)

 

Bagaimana PERAN APOTEKER ERA 4.0?

  • BERPERAN DALAM DIGITAL MARKETING
  • IMPROVEMENT CUSTOMER SERVICE DENGAN PEMBUATAN APLIKASI YANG MENGHUBUNGKAN APOTEKER DAN PASIEN

 

Digital Marketing berfungsi:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan
  • Meningkatkan brand-awareness masyarakat sekitar tentang Apotek kita
  • Meningkatkan kualitas pelayanan apotek dengan adanya konsultasi secara online
  • Meningkatkan omset dan laba Apotek

 

IMPROVMENT CUSTOMER SERVICE:

  • Pengembangan Aplikasi untuk Customer: Aplikasi Home care Pharmacy
  • Aplikasi Reminder minum obat, monitoring px, konselling dan informasi obat
  • Data base pasien: PMR, big data px
  • Meningkatkan Relationship Management antara px dan farmasis

 

Buat DESAIN APLIKASI HOME PHARMACY CARE sesuai Praktik Pekerjaan Kefarmasian.